Goresan Hati Perantau Ilmu

Ketika harapan itu muncul
Yang terlintas hanyalah semangat
Segala cinta dan kasih sayang
Hanyut terbawa arus Agam
Ntah dimanakah ia akan bermuara? 

Sekarang….
Roh harapan itu mulai terenggut satu persatu
Sampan yang dulunya kuat
Terlalu kecil untuk Nil
Raksasa batang dunia

Ingin sekali rasanya aku pintasi Agam-ku
Sebelum mereka sampai di muaranya
Dan lenyap diterpa gelombang samudera

Namun…
Sekarang aku di batang yang berbeda
Sampanku sudah rapuh
Patahannya menggores hati
Air mata-ku tidak akan bisa menyuburkan negeri pasir ini

Ku genggam patahan-patahan ini
Mencoba mencari tepian
Walau goresan bertambah dan berdarah
Sampai Nil berwarna merah aku akan tetap berenang
Berharap kesuksesan dan surga menjadi perban luka ini.

Tentang Dino Syaiful

A student of Islamic Studies and Arabic Faculty in Al-Azhar University New Damietta City, Egypt.
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s