Taman Hati Miliknya

Aku hamba-Mu yang lemah atas perasaan ini
Kini ku membisu bersama angin malam kota ini
Bulan dan bintang hanya bisa menatapku bingung…

Kenapa tunas cinta ini hadir di taman hatiku
kenapa dia tumbuh di saat yang tidak tepat
Di saat diriku belum bisa menjadikannya suatu ibadah….

Cinta itu muncul karna keindahan taman hatinya
Sebuah taman yang dihiasi mawar cinta kepada-Mu

Ingin ku singgah dan menikmati keindahannya
Namun aku takut kehadiranku di sana
Hanya membuat mawar cinta di taman hatinya kering dan layu

Mungkin lebih baik aku tidak mengusik keindahan taman itu
Biarlah aku sendiri yang membatasi perasaan ini dengan syari’at-Mu

Sekarang ku hanya berusaha menjadi yang pantas singgah ke taman itu kelak
Sampai saatnya tiba aku akan mengetuk pintu taman itu
Memohon izin untuk menikmati keindahannya
Dan memetik mawar cinta kepada-Mu bersama pemilik taman hati itu…

Tentang Dino Syaiful

A student of Islamic Studies and Arabic Faculty in Al-Azhar University New Damietta City, Egypt.
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s